Recent Comments

FBS FOREX

Forex Broker Untuk Pemula

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Space For Ads

Space For Ads
Tampilkan postingan dengan label Linux Articels. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Linux Articels. Tampilkan semua postingan

Minggu, 20 Oktober 2013

Linux VS Windows

Oke, sebuah posting dengan judul yang rumit dan aneh. Disini,  saya akan membahas apa yang menyebabkan konflik antara user windows dan linux beserta pemecahannya. Saya yakin bahwa para user windows akan berkata, “Ah, orang kurang kerjaan. Cuma bisa mbandingin windows dan linux. LOL!”. Sedangkan para user linux akan berkata, “Hmm, apaan nih posting? Kayaknya penting untuk dibaca!”.
Ya, perkataan kedua user itu benar. Hanya saja kurang tepat. Terutama yang dikatakan user windows, sangat-sangat kikuk. Tidak bisa membedakan kah anda antara kata “Pemecahan” dengan “Pembandingan”? Kalau saya punya uang, sudah pasti anda saya kirim lagi ke SD!
Baiklah, yang pertama, saya jelaskan SEKALI LAGI fakta-fakta sebenarnya tentang linux :
Penjelasan.
  1. Linux tidak sepenuhnya aman
    Ya, saya berani 100% berkata seperti ini. Windows sangatlah rawan dengan virus dan desktop-attack lainnya. Tapi lumayan aman dengan web-attack. Di linux, tidak ada yang namanya Virus. Yang ada hanyalah Rootkit. Rootkit hadir di beragam sistem operasi seperti, Linux, Solaris dan Microsoft Windows. Rootkit ini sering mengubah bagian dari sistem operasi dan juga menginstall dirinya sendiri sebagai driver atau modul kernel (dari wikipedia). Kalau linux benar-benar aman, buat apa ada kaspersky versi linux?
  2. Tidak semua distro Linux gratis
    Ya, tidak semua distro linux itu gratis. Misalnya, Red Hat Enterprise Linux (RHEL), dihargai sekitar satu juta sampai sepuluh juta rupiah! Tentu saja distro RHEL ini ditujukan untuk keperluan khusus, misalnya server, dll.
Tanya Jawab.
  1. T: Katanya Linux mahal ya? Harganya bisa sampai ratusan ribu ya?
    J: Iya, jika kamu membeli linux untuk keperluan server seperti RedHat Enterprise Linux. Selain untuk keperluan itu, Linux gratis didownload, dan harga CD Linux pun hanya berkisar sekitar Rp5000-20.000 saja.
  2. T : Beberapa orang mengatakan Linux itu susah dan hanya untuk keperluan bekerja. Benarkah itu?
    J : Iya, jika kamu menggunakan Linux yang Jadul. Sekarang, sudah banyak distro linux yang tampilannya lebih keren dari windows dan juga User-Friendly.
  3. T : Katanya Linux itu bisa membuat kita meng-hack linux itu sendiri karena kita otak-atik?
    J : Tidak. Cobalah definisikan kata “hack”. Memangnya user windows tidak pernah mengutak-atik windows itu sendiri?
  4. T : Kata teman saya, tampilan linux itu jelek dan tidak menarik. Benarkah?
    J : Salah! Coba anda cari screenshot Ubuntu 11.10. Jauh berbeda dengan windows yang cenderung terlihat monoton di semua versinya.
  5. T : Berapa rata-rata harga CD distro linux?
    J : Kalau anda minta CD-nya dikirim (misalnya kita beli di online-shop), tentu saja kita diminta membayar ongkos kirimnya. Tapi, kalau anda mendownload file .iso distro-nya, tinggal sediakan CD Kosong dan burn! Simpel kan?
Kenapa tidak disebutkan “Macintosh/apple” disini? Kan sama-sama OS yang merajai dunia komputer?
Macintosh tidak diikutkan, karena hubungan Mac dengan Linux dan windows saat ini relatif stabil.
Sekarang, kita bahas terlebih dahulu apa itu Windows & Linux. Windows, adalah salah satu OS, ya, OS. Sedangkan Linux sebenarnya adalah “kernel”. Kernel ibarat otak. Jadi, kernel adalah pengatur segala sesuatunya di suatu OS. Nah, para pengembang-pengembang Linux memanfaatkan kernel ini dan membuat tampilan GUI, sehingga tidak hanya berupa background hitam dan text putih seperti waktu dulu.
Salah satu yang membedakan Linux dan Windows ini adalah prinsip dan latar belakangnya. Windows memiliki prinsip closed-source dan memiliki latar belakang komersial di bawah naungan Microsoft. Closed-source ini artinya tidak membagikan kode sumber secara bebas. Sehingga orang yang ingin menjadi pengembang Windows harus bekerja untuk microsoft.
Bagaimana dengan linux? Linux memiliki prinsip open-source dan latar belakang non-komersial. Open-source disini adalah kebalikan closed-source, kode sumber boleh dibagikan secara bebas. Latar belakang non-komersial ini juga turut membuat perkembangan Linux menjadi sangat pesat. Ada beberapa hal yang perlu diingat, arti dari opensource adalah sebagai berikut :
  1. Bebas dikembangkan dengan cara apapun.
  2. Bebas digunakan semua orang.
  3. Bebas digunakan untuk kepentingan komersial dan pendidikan.
  4. Bebas didistribusikan dengan cara apapun. Termasuk dengan cara dijual.
Oke, sekarang kita akan menggunakan istilah “proprietary”, (dalam hal ini adalah Microsoft), dan OSS untuk Opensource Software.
Selain masalah salah kaprah tentang OSS yang berbayar dan gratis, ada lagi yang masih terlihat salah terhadap OSS yang lain, yaitu masalah penggunaan Open Source. Pertanyaan yang menimbulkan masalahnya adalah begini: “Kapan Anda menggunakan OSS?”.
Ternyata banyak yang masih bingung jawabnya. Ada yang beralasan gak bisa jawab karena masih menggunakan sistem operasi proprietary terkenal sejagad raya bernama Windows. Saya cuma bisa geleng-geleng kepala dan mengelus dada. Untuk kasus di atas mungkin kernelnya tidak open source. Tapi bisa saja aplikasi yang digunakan sehari2 adalah OSS.
Katakanlah ada Mister X yang merupakan pengguna setia Windows (genuine). Selain memanfaatkan Windows (operating system proprietary), Mister X adalah seorang pengembang aplikasi web. Dia menggunakan IIS (web server proprietary) sebagai toolsnya. Kemudian pada IIS-nya dia menanamkan PHP engine, menginstall dan mengkonfigurasi MySQL server agar bisa berjalan baik di komputernya. Untuk mengecek hasil desain aplikasi web nya, Mister X menggunakan Mozilla Firefox. Untuk contoh ini, maka kernel Windows Mister X emang bukan OSS. Source code kernel Windows tidak disediakan untuk publik secara bebas.
Web Server IIS Mister X juga tidak bisa dimodifikasi seenaknya, karena source codenya hak cipta Microsoft (Proprietary). MySQL Server Mister X adalah salah satu produk OSS. Kalo gak percaya anda bisa download source codenya di situsnya. Siapa tau sampean pengen ngembangin MySQL Server versi sendiri.
Dalam contoh ini, Mister X hanya sekedar memanfaatkan OSS. Tapi kan Firefox yang dipake Mister X juga produk OSS. Free pada OSS adalah free dalam arti “bebas”, bukan “gratis”. Lebih tepatnya bukan “Free” tapi “Freedom”. Karena tidak semua OSS dihargai nol rupiah alias gratis. Lagipula, tidak semua Proprietary Source juga berbayar. Ada juga yang nol rupiah alias freeware.
Alangkah bagusnya jika kita menggunakan OSS secara menyeluruh. Mulai dari pake kernel yang memang kode sumbernya terbuka seperti Linux atau BSD. Sampe aplikasinya juga OSS. Pengguna OSS ada dua jenis menurut saya, yaitu golongan yang memang butuh source code dari program lain untuk pengembangan softwarenya lebih lanjut. Serta golongan simpatisan OSS aja. Karena prinsip berbagi source code seperti berbagi jasa aja. Kalo ada orang lain yang ngasih source code secara cuma-cuma, maka rasanya “nggak enak” gitu kalo kita yang pengembang juga ga ngasih harga cuma-cuma juga.
Oke, back to topic. Intinya, kita tidak bisa menggunakan salah satu saja dari 2 OS ini. Bila anda memakai Windows, web yang anda kunjungi, 99,9999% saya yakin serverwebnya adalah Linux. Jarang sekali ada web yang servernya windows, karena manja dan harus direstart ulang setiap harinya. Sedangkan server linux? Serverweb linux bisa berjalan 5 tahun tanpa manja dan tanpa minta direstart ulang.
Oh iya, sampai lupa, Apple juga turut serta dalam pengembangan komputer di jagad raya ini. Bebarapa distro linux, GUI-nya terinspirasi dari tampilan Macintosh. Tapi bukan berarti mencontek dan mengklaim-klaim lho ya…
Tidak hanya itu, Apple juga turut berpartisipasi untuk menaikan harga komputer di dunia ini. Hehehe…
Lalu, yang membuat Linux kurang populer? Ya, jam terbang alias waktu munculnya sudah dicuri start oleh Microsoft dan Apple. Jadi, ya wajar saja kalau terjadi adu mulut dan kemampuan di antara 2 user OS ini.


Info lebih lanjut mengenai  Linux
Info lebih lanjut mengenai Windows

Kamis, 30 April 2009

Debian Linux

Debian Linux
Debian is a distribution of Linux that are less popular, but many users from the technical. They were satisfied because kestabilanya. In addition, the package program that uses DEB is considered more stable than by the technical RPM.
Although less popular, but many are used by the expert. The latest version of Debian is 4.1, which was released in December Year 2008. Compared with other distributions, including Debian update the program in less. However, Debian has been the success of the project, namely creating a Linux distribution that is intended for end-users, who are very familiar in penggunannya. Debian has been using the autodetect method pheriperal for use on the computer. The project was later famous with the name of Corel Linux
Friends want to know if Debian Linux site, please see the Friends of http://www.debian.org

This preview of the Debian Linux :

Senin, 27 April 2009

Apa Itu Debian Linux

DEBIAN LINUX
Debian merupakan distribusi dari Linux yang kurang terkenal, namun banyak penggunanya dari kalangan teknis. Mereka puas karena kestabilanya. Selain itu, format paket programnya yang menggunakan DEB dianggap lebih stabil daripada RPM oleh kalangan teknis.
Walaupun kurang terkenal, namun banyak digunakan oleh kalangan expert. Versi terakhir dari Debian adalah, 4.1, yang dirilis pada Desember Tahun 2008. Dibandingkan dengan distribusi lainya, Debian termasuk kurang dalam mengupdate programnya. Namun pihak Debian telah sukses besar dengan proyeknya, yaitu pembuatan distribusi Linux terbaru yang ditujukan bagi end-user, yang sangat familiar dalam penggunannya. Debian sudah menggunakan metode autodetect untuk penggunakan pheriperal pada komputer. Proyek ini nantinya terkenal dengan nama Corel Linux
kalau Sahabat ingin mengetahui Situs debian Linux, silahkan Sahabat lihat di http://www.debian.org
berikut preview dari Debian Linux


Jumat, 24 April 2009

kelemahan Linux

kelemahan Linux
Selain banyak keuntungan yang bisa Sahabat dapatkan dalam sistem operasi Linux, bukan berarti Si Pinguin ini bukan lahir dengan tanpa kelemahan, berikut beberapa kelemahan Sistem Operasi ini,
1.Sistem Operasi yang digunakan sama sekali berbeda dengan Windows (maklum kalah cepet lahir nya..)sehinga perlu waktu dan tenaga ekstra untuk belajar menggunakannya.
2.Penggunakan WYSWYG(What You See is What you Get) belum bisa berjalan secara menyeluruh, sehingga diperlukan trik tersendiri untuk menggunakannya.

Rabu, 22 April 2009

Karakteristik Linux

Karakteristik Linux
Linux adalah sistem operasi yang disebarluaskan secara gratis dibawah lisensi GPL eh gpl?? Ga Pake Lama... haha.. GPL (GNU General Public Lisence), yang berarti juga source code Linux tersedia. Itulah salah satu daya tarik sistem operasi ini, karena source codenya disediakan, maka tak heran perkenmbangan Linux sangat cepat, karena Linux sering dikembangkan oleh para ahli tanpa dibayar, semua reparasi Linux bisa kita jumpai di Internet, dengan saling tukar-menukar kode, melaporkan bug, dan membenahi segala masalah yang ada. Kalau Sahabat tertarik mencicipi dan ingin mencoba mengembangkan Si Pinguin silahkan bergabung dalam komunitas pencinta Linux.
Sahabat Bisa mendapatkan software-software penunjang dengan gratis berdasar pada lisensi GPL, atau lisensi-lisensi lain yag mirip dengan itu. Berdasarkan lisensi tersebut,Sahabat bisa mendapatkan source code maupun binary codenya, dengan begitu Sahabat bisa mengkostumasi sendiri program tersebut, Satu hak yang harus sahabat ingat.. LINUX ITU LEGAL dan GRATIS.

Selasa, 21 April 2009

Sejarah Perkembangan Linux

Linux?? Apa sih itu??
Linux merupakan sebuah Sistem Operasi yang serupa dengan Unix, dan merupakan implementasi independen dari sistem operasi POSIX (
Portable Operating System Interface for UNIX),dengan ekstensi SYSV dan BSD sistem operasi UNIX, yang berjalan pada microposesor keluarga Intel 80386DX, atau yang lebh baru. Sekarang ini, Linux dapat berjalan pada mesin berbasis lainya, antara lain, Sun Sparc, Mac, power PC, DEC Alpha, dan PPC mk86.
Dahulu, Linux merupakan proyek hobi yang dikerjakan Linus Torvalds (kayak nya pernah denger nama ini deh..umm dimana ya??? oh iya di Film Swordfish). dalam pengerjakan proyek hobinya ini, linus Trovalds memperoleh inspirasi dari Minix, suatu sistem UNIX kecil yang dikembangkan oleh Andy Tanebaum. Linux versi 0.001 dikerjakan sekitar bulan Agustus 1991, pada tanggal 1991 Linus mengumunkan versi resmi dari Linux, yaitu 0.02, di versi ini sang Pinguin bisa menjalankan Bash(GNU Bourne Again Shell) dan GCC(GNU C Compiler)